Gara-gara Lensa Kontak, Pria Ini Terserang Infeksi Hingga Kehilangan Mata Kirinya

Jakarta, Dari profesinya, kalian telah mampu tahu seandainya ia bukanlah pengguna lensa kontak sembarangan. Namun malang untuk Andrew Carthew. Ia mengalami infeksi mata langka karena lensa kontaknya.

Andrew adalah seorang paramedis. Lensa kontaknya juga diresepkan oleh dokter selama lima tahun. Tetapi suatu saat ia terbangun dengan mata berair pada Juni tahun lalu.

Melihat gejalanya, pria berusia 59 tahun itu mengira dirinya terserang konjungtivitis atau mata merah. Tetapi malam harinya, Andrew merasakan nyeri luar biasa. Ia juga jadi sensitif terhadap cahaya.

“Rasanya seperti sakit gigi tetapi menjalar di mata dan ini berdampak pada semua wajahmu. Saking silaunya mata aku juga tak mampu terbuka. Ketika aku periksa, mata aku begitu merah dan agak membengkak,” tuturnya.

Meski terpaksa, Andrew menetapkan langsung mendatangi IGD terdekat. Tetapi dokter juga mendiagnosis Andrew dengan infeksi mata biasa. Obat tetes yg diberikan kepadanya juga tak memberikan dampak berarti.

Andrew mengaku baru mampu tidur nyenyak seandainya lampu kamarnya dimatikan. “Butuh waktu hingga 6-8 minggu di mana aku cuma berbaring di dalam kamar yg gelap dan menggunakan kacamata hitam,” katanya seperti dilaporkan Bristol Post.

Teka-teki keadaan Andrew akhirnya terungkap sebulan kemudian, oleh tim dokter dari Treliske Eye Hospital, Cornwall, Inggris. Ia rupanya terserang infeksi serius namun langka yg disebut ‘Acanthamoeba Keratitis’.

Ayah beberapa anak itu menjalani pengobatan selama berbulan-bulan bagi menyelamatkan penglihatannya, termasuk opname semalaman karena harus ditetesi obat mata tiap jam dan transplantasi kornea darurat di awal November.

Namun infeksinya kambuh lagi setelah Natal, sehingga tim dokter dari Bristol Royal Infirmary terpaksa mengangkat mata kiri Andrew.

Baca juga: Amankah Menggunakan Lensa Kontak Saat Berenang?

Lensa kontak menjadi berisiko buat penggunanya bila dicuci dengan air kran atau bila dipakai ketika berenang maupun mandi karena bakteri pemicu Acanthamoeba Keratitis lumrah ditemukan di air keran, tanah maupun sungai. Andrew pun sebenarnya tidak pernah mencuci lensanya dengan air biasa.

Dari situ muncul dugaan bahwa penyakitnya menular lewat kontaminasi dari jari Andrew. Namun dokter tidak pernah mampu memastikan darimana infeksi Andrew berasal.

Begitu kambuh, kondisinya terlanjur buruk karena infeksinya telah mengenai saraf mata. Itulah sebabnya dokter tidak milik pilihan yang lain selain mengangkat mata kiri Andrew pada tanggal 23 Mei silam.

Karirnya sebagai paramedis selama 37 tahun akhirnya usai sudah. “Tetapi andaikan mata aku tidak diangkat, nyawa aku mungkin telah melayang,” tuturnya.

Kini ia coba bangkit sembari meningkatkan kesadaran publik tentang infeksi yg umumnya menghantui para pengguna lensa kontak tersebut.

“Saya kira para ahli mata perlu memberitahukan para pengguna tentang infeksi ini. Meski langka tapi ini mampu terjadi,” pesannya.

Baca juga: Pesan Dokter Bagi Anda yg Hendak Gunakan Lensa Kontak(lll/up)
Sumber: http://health.detik.com

Berikan Komentarmu Disini!!