Habib Rizieq Dilaporkan Ke Polda Metro, Dinilai Menistakan Agama

Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PP-PMKRI) melaporkan pimpinan Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab ke Polda Metro Jaya. Ketua Presidium PP-PMKRI, Angelo Wake Kako menyampaikan dalam video berdurasi 21 detik beredar di media sosial, Rizieq diduga sudah menistakan agama.

Dapatkan diskon Rp 300,000 buat tiket libur Natal & Tahun baru-mu“Kami melaporkan Habib Rizieq pada ceramah beliau di Pondok Kelapa pada 25 Desember kemarin yg menyatakan ‘kalau Tuhan beranak selalu bidannya siapa?’ Di situ ditemukan ada gelak tawa apa yg disampaikan Habib Rizieq,” kata Angelo usai melapor di SPKT Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (26/12).

Atas ucapan tersebut, Angelo merasa tersinggung. Menurutnya, negara Indonesia dibangun oleh dua kelompok buat keberagaman.

“Indonesia ini dibangun atas dasar keberagaman, perbedaan oleh sebab itu seluruh kalian wajib menghargai perbedaan itu dengan tak mencampur terlalu jauh apa yg sudah menjadi ruang privat agama orang lain,” ujar dia.Habib Rizieq dilaporkan ke Polda Metro Jaya 2016 merdeka.com/faiq hidayat
Dia juga telah menyerahkan bukti dugaan penistaan agama berupa video. Selain itu, pihaknya juga mempersiapkan 25 kuasa hukum bagi mendampinginya.

“Barang bukti video, semuanya telah kami setor ke polisi. Yang telah ada tadi terkonfirmasi 25 orang, pasti mulai berkembang, pasti mulai banyak,” jelasnya.

Nomor Laporan LP/ 6344 / XII / 2016 / PMJ / Dit Reskrimsus pada 26 Desember 2016. Perkara penistaan agama melalui media elektronik dengan terlapor Habib Rizieq Shihab, Fauzi Ahmad dan Saya Reya. Menurutnya, Fauzi Ahmad dan Saya Reya cuma dikenakan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE.Habib Rizieq dilaporkan ke Polda Metro Jaya 2016 merdeka.com/faiq hidayat
“Selain Habib Rizieq kebetulan kalian dapatkan ini dari akun sosial media ahmad fauzi (akun instagram) dan @sayareya (akun twitter). Iya bagi beberapa orang (Ahmad dan Sayareya) yg menyebarkan,” jelasnya.

Sementara itu, pihaknya tidak mulai melakukan demo besar-besar. Dia mengharapkan polisi langsung memproses laporan tersebut.

“Harapan kita polisi juga harus cepat tanpa adanya pressure dari kelompok masyarakat mana pun. Ketika laporan itu telah ditangan, dia wajib, selama ini polisi terlihat tunggu di-pressure lalu baru dijalankan itu yg kalian enggak mau,” jelasnya.

Habib Rizieq dianggap melanggar pasal 156 KUHP dan pasal 156 A KUHP dan atau pasal 28 ayat 2 jo pasal 45 A ayat 2 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE. Pimpinan FPI tersebut terancam hukuman penjara 6 tahun dan atau denda paling banyak Rp 1 miliar.

Sekjen Dewan Syuro Dewan Perwakilan Daerah FPI Jakarta, Habib Novel membantah Habib Rizieq sudah menistakan agama tertentu. Menurut Novel, dugaan penistaan agama yg dikerjakan Habib Rizieq cuma fitnah.

“Karena dalam perjuangan kalian itu sangat-sangat tak boleh buat menistakan agama. Itu cuma fitnah, tuduhan yg mengada-ada dan suatu pengalihan isu buat kalian tak fokus terhadap perkara Ahok. Jadi itu fitnah murahan yg ditujukan kepada Habib Rizieq,” tegas Novel.

Menurutnya, Habib Rizieq terus mengajak tokoh lintas agama bagi berdiskusi dan berkoordinasi persoalan situasi nasional. Apalagi, pimpinan FPI tersebut mendapatkan gelar man of the year dari kalangan Tionghoa.

“Jadi mereka mau coba memainkan. Jadi kalau mau melaporkan itu hak mereka. Kita mulai dampingi Habib Rizieq. Kita mulai laporkan balik atas pencemaran nama baik karena memfitnah,” tandasnya.
Sumber: http://www.merdeka.com

Berikan Komentarmu Disini!!