Indonesia, Jangan Lupakan Penyakit Kusta

Subang, Duta World Health Organization (WHO) dari Jepang Yohei Sasakawa pada Jumat (16/12) melakukan kunjungan ke Kabupaten Subang, Jawa Barat. Ia ingin melihat bagaimana keadaan pengidap kusta di negara yg tercatat memiliki pengidap terbesar ketiga di dunia.

Sasakawa mengunjungi Subang setelah sebelumnya berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Profesor Dr dr Nila Moeloek, SpM(K). Indonesia meskipun telah hampir mampu memberantas kusta, masih memiliki 14 provinsi yg endemis sehingga ia ingin tahu apa-apa saja yg dapat dikerjakan buat menghadapinya.

“Penyakit yg terus diperhatikan itu cenderung penyakit seperti AIDS, paru, malaria, dan penyakit yang lain karena memang banyak jumlah penderitanya. Kusta yg telah sedikit ini terlupakan oleh masyarakat, padahal nyatanya masih banyak orang mengidap kusta,” kata Sasakawa saat berkunjung ke kantor Bupati Subang, Jawa Barat, Kamis (16/12/2016).

“Saya takut Kementerian Kesehatan dan pemerintah daerah segala terlupa memperhatikan mereka (pasien kusta -red). Saya tiba ke sini buat mengingatkan kepada semua masyarakat bahwa penderita penyakit kusta harus terus dijaga harus terus dikurangi,” lanjutnya.

Baca juga: Kemenkes Beberkan Sebab Masih Tingginya Kasus Kusta di Indonesia

Kusta sendiri adalah penyakit yg mampu sembuh. Obat sudah gratis disediakan pemerintah cuma saja karena ada stigma penderitanya jadi banyak yg bersembunyi enggan memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan.

Dampaknya sebuah perkara kusta mampu tidak terdeteksi. Kondisi pasien mulai semakin parah hingga pada akhirnya menimbulkan kecacatan, tidak mengurangi stigma yg ada dan juga jadi beban ekonomi.

“Akibat stigma itu yg membuat penderita tak berani. Itu yg terjadi sejak lalu hingga sekarang. Salah sesuatu usulan yg aku sampaikan adalah upaya penjelasan tentang penyakit kusta diberikan juga di sekolah-sekolah. Berikan penjelasan pada anak yg setelah itu pulang ke rumah dan menjelaskan kepada keluarganya,” tutup Sasakawa.

Baca juga: Jalan Panjang Eliminasi Penyakit Kaki Gajah di Indonesia (fds/up)
Sumber: http://health.detik.com

Berikan Komentarmu Disini!!