Jika Tak Punya Data, Kapolri Tegaskan Eko Patrio Bisa Dipidana

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengaku tak mulai main-main dalam menindak tegas pihak-pihak yg memunculkan isu penangkapan jaringan teroris Bekasi sebagai pengalihan isu kasus penistaan agama yg menyeret Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok).

Dapatkan diskon Rp 300,000 bagi tiket libur Natal & Tahun baru-muTermasuk mengusut pernyataan politikus PAN Eko Hendro Purnomo atau biasa disapa Eko Patrio di sebuah media yg menyebut pengungkapan jaringan teroris Bahrun Naim itu cuma pengalihan isu.

“Sementara ini kalian mulai undang. Kita lihat milik data enggak. Enggak main-main kita. Kalau tak milik data pertanggungjawabkan, dapat pidana mampu juga minta maaf ke publik,” ujar Tito di Komplek Mabes Polri, Jakarta, Jumat (16/12).

Kendati begitu, Tito mengaku telah mendengar pengakuan Eko yg menyatakan tak pernah mengatakan hal tersebut. Namun, dikatakan dia Polri mulai mencari tahu siapa yg menyebar isu pengalihan isu tersebut.

“Tapi aku dengar yg bersangkutan tak mengatakan. Yang kalian mampu lakukan adalah kami menekan,” ujar dia.

Mantan Kapolda Mereo Jaya ini menuturkan bila jaringan terorisme yg berafiliasi dengan ISIS bukan cuma persoalan Indonesia melainkan permasalahan negara-negara lain. Dia berharap, dunia internasional ikut andil mendamaikan Suriah dan Irak agar ISIS tak selalu berkembang.

“Terorisme di Indonesia bukan persoalan lokal tetapi menyangkut internasional yg ada di Suriah. Kita harap dunia internasional mampu mendamaikan Suriah mendamaikan Irak, kalau seluruh itu damai aman di Indonesia pun mulai tenang,” pungkas Tito.Baca juga:
Kapolri ke Eko: Anda menyampaikan pengalihan isu ada datanya enggak?
Polri sebut seharusnya Eko Patrio tak takut dimintai keterangan
Eko Patrio mangkir dari panggilan Bareskrim Polri
Sebut polisi gegabah, PAN minta Eko Patrio tidak hadiri pemanggilan
Eko Patrio diperiksa Bareskrim usai dipolisikan penyidik Dittipidum

Sumber: http://www.merdeka.com

Berikan Komentarmu Disini!!