Komunitas Di Kediri Galang Dana Dengan Bermusik

Kediri (ANTARA News) – Gabungan sejumlah komunitas pemuda di Kediri, Jawa Timur, mengadakan penggalangan dana bagi menolong korban bencana alam di Aceh dengan pentas musik.

Koordinator kegiatan, Olga Bimaskara, Kamis malam mengemukakan kegiatan ini dikerjakan secara spontan dengan melibatkan sejumlah komunitas di Kediri. Ia dengan teman-temannya merasa terketuk, bagi menolong saudara-saudara yg terkena di bencana di Aceh.

“Kami mulai adakan acara ini selama tujuh hari dan setiap hari kalian mulai adakan penggalangan dana bagi menolong saudara kalian di Aceh,” katanya pada wartawan.

Ia pun sengaja memulai waktu kegiatan ini pada Kamis malam ini. Hari tersebut telah disepakati oleh perwakilan dari komunitas. Selain itu, dengan kegiatan yg dilaukan secara cepat, juga lebih mempercepat sumbangan itu terkumpul dan disalurkan.

Untuk bentuk sumbangan, ia menyampaikan tak terbatas. Bantuan yg diberikan dapat berupa materi maupun pakaian bekas. Nantinya, barang-barang itu mulai segera dikirim ke Aceh.

Kegiatan penggalangan dana tersebut diikuti sejumlah komunitas pemuda yg ada di Kediri, misalnya Ikatan Panji Galuh (Ikapalu) Kota Kediri, “Bass Community” (Bacok), serta “Kediri runners”. Selain itu, sejumlah musisi pun juga ikut berpartisipasi dalam acara tersebut.

Acara itu dikerjakan di halaman Perpustakaan Daerah Kota Kediri. Seluruh anggota komunitas berkumpul di kantor yg tepat berada di Jalan Mastrip, Kota Kediri tersebut.

Hujan selalu turun sejak acara itu dimulai, namun hal itu tak menyurutkan semangat anggota komunitas. Mereka mengenakan jas hujan serta membawa kardus kotak yg berisikan “Donasi bagi gempa aceh”.

Para anggota komunitas turun di bawah hujan mengetuk sesuatu per sesuatu pintu mobil pengendara ketika lampu menyala warna merah. Tidak sedikit pengendara kendaraan baik mobil maupun sepeda motor yg ikut memberikan bantuan.

Wahyu Humaz, salah seorang warga mengaku memberikan sejumlah bantuan bagi ikut menolong warga Aceh yg terkena musibah. Sumbangan yg ia berikan tak sedikit, namun ia berharap hal itu dapat membantu.

“Sebagai warga negara Indonesia, harus peduli dengan saudara kami yg sedang kesusahan, apalagi Aceh sekarnag mengalami trauma yg mendalam. Jadi, ini sebagai wujud apresiasi dan dukungan kita pada sesama,” kata Wahyu.

Selain turun ke jalan raya, kegiatan itu juga dilakuakn dengan pentas musik oleh para musisi yg juga ikut bergabung dalam kegiatan tersebut.

Gempa bumi dengan kekuatan 6,4 Skala Richter terjadi di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, Rabu (7/12). Akibat gempa itu, puluhan orang meninggal dunia. Selain itu, banyak rumah warga serta fasilias umum rusak berat.

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © ANTARA 2016

Sumber: http://www.antaranews.com

Berikan Komentarmu Disini!!