Menepis Dingin Di Danau Kawaguchiko

Dexterharto.com – Negara JEPANG sangat piawai mengemas obyek wisata sehingga wisatawan tertarik untuk datang mengunjunginya. Hal utama yang diperhatikan adalah akses dan fasilitas buat wisatawan dalam menikmati destinasi wisata.

Seperti di Danau Kawaguchiko, Distrik Fujigoko, Prefektur Yamanashi. Kelebihan danau ini karena berada di kaki Gunung Fuji, gunung yang sangat dikeramatkan rakyat Jepang.

Danau Kawaguchiko tak ubahnya dengan danau-danau yang ada di Indonesia, mulai Danau Toba di Sumatera Utara, Danau Beratan di Bali, hingga Danau Sentani di Papua.

Kelebihan Danau Kawaguchiko adalah infrastruktur menuju lokasi yang sangat memadai. Wisatawan diberi kemudahan mendatangi destinasi wisata itu dengan kereta api atau kendaraan pribadi. Selain itu informasi seputar obyek wisata begitu jelas.

Tak kalah penting adalah fasilitas bagi wisatawan untuk menyusuri Danau Kawaguchiko. Tak jauh dari jalan raya, tersedia tempat parkir mobil. Turun dari mobil, wisatawan hanya berjalan kaki menuju dermaga.

Di sana sandar kapal Ensoleille yang akan membawa wisatawan mengelilingi Danau Kawaguchiko.

suhu 7 derajat Celcius, udara dingin siang itu tak mengurangi minat wisatawan mengelilingi Danau Kawaguchiko. Tujuannya menikmati pemadangan seputaran danau dan beruntung jika cuaca cerah melihat keindahan Gunung Fuji.

Tarif tiket kapal sebesar 930 yen untuk dewasa dan 470 yen untuk anak-anak.

Berbalut jaket tebal, KompasTravel dan empat travel agent di Indonesia yang diundang Tokyo Rail Days dalam program famtrip ke Jepang, beserta wisatawan berbagai usia, dari remaja hingga orang tua secara tertib — tidak saling serobot — memasuki kapal Ensoleille.

Di lantai atas, wisatawan memenuhi tempat duduk yang ada. Sementara wisatawan yang berusia lanjut lebih memilih duduk di dalam kapal untuk menghindari dinginnya udara siang itu.

Mesin kapal mulai dihidupkan. Perlahan-lahan Ensoleille meninggalkan dermaga. “Kalau cuaca cerah, dari kapal ini kita bisa melihat Gunung Fuji,” kata Antonius Prima Setiawan, tour coordinator Wendy Tour yang menemani rombongan famtrip.

Laki-laki asli Yogyakarta itu menuturkan, menyusuri Danau Kawaguchiko, wisatawan akan memiliki kenangan yang berbeda menyaksikan Gunung Fuji. Kalau hari cerah, bayangan Gunung Fuji akan terpantul di air danau.

Cuma sayang, hari itu Gunung Fuji lagi diselimuti awan sehingga gagal melihat bayangan Fuji di air danau. Tak apa-apa lah. Mengelilingi Danau Kawaguchiko sudah mengobati kerinduan melihat bangunan dan taman-taman di pinggir danau dari atas kapal.

Meski Fuji tertutup awan, wisatawan muda tetap antusias mengabadikan momen-momen terbaik di atas kapal Ensoleille. Saling foto dan berswafoto sangat terasa terutama saat kapal berada di tengah-tengah danau.

Tiba-tiba, kapal berbelok di tengah danau. Kali ini udara dingin benar-benar menusuk badan saat kapal berbelok untuk kembali ke dermaga.

Danau Kawaguchiko dan Gunung Fuji di Prefektur Yamanashi benar-benar membuat wisatawan rela datang betah berlama-lama menikmatinya. Waktu berjalan begitu cepat. Tak terasa 20 menit berlalu menyusuri Kawaguchiko.

 

Gimana? Ada Teman Dexter yang mau merasakan dinginnya Danau Kawaguchiko?
Sumber

 

Berikan Komentarmu Disini!!