Merasa Tak Salah, Fahri Hamzah Enggan Minta Maaf Kepada PKS

JAKARTA, KOMPAS.com — Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat RI Fahri Hamzah enggan meminta maaf kepada pihak-pihak di Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yg berseteru dengannya.

Pernyataan itu menyusul pernyataan anggota Majelis Syuro PKS, Tifatul Sembiring, yg menyampaikan permasalahan PKS dan Fahri dapat selesai seandainya Fahri mau meminta maaf. Ia mempertanyakan pernyataan Tifatul tersebut.

“Minta maafnya apa? Materinya apa? Jadi kami dipecat selalu minta maaf, begitu?” kata Fahri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (145/12/2016).

(Baca: Fahri Hamzah Berharap Pimpinan PKS Bijak dan Terima Kekalahan)

Fahri merasa dirinya tidak melanggar apa pun, termasuk langkah yg diambilnya bagi membela Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Setya Novanto yg sempat terseret perkara “Papa Minta Saham”.

Menurut Fahri, permintaan maaf justru seharusnya ditujukan kepada dirinya. Sebab, Novanto yg sempat lengser dari jabatannya kini kembali menjabat Ketua DPR.

Pasalnya, hal yg dituduhkan kepadanya tidak terbukti. “Setya Novanto jadi Ketua Dewan Perwakilan Rakyat lagi, enggak salah dia. Justru harusnya aku diapresiasi dong. Ternyata Fahri ini benar, enggak salah pandangannya,” tutur ya.

“Harusnya ada permintaan maaf atas tuduhan saya. Kan aku enggak berubah. Saya pernah bahas kok di fraksi, seluruh terima, enggak ada bantahan. Jadi, orang enggak salah selalu minta maaf?” sambung Fahri.

Sebelumnya, Tifatul Sembiring mengatakan, pemecatan Fahri Hamzah di internal partai telah final.

Hal itu diungkapkannya menanggapi putusan Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan yg memenangkan sebagian gugatan Fahri terhadap PKS.

Jika ingin kembali menjadi kader PKS, lanjut Tifatul, ada prosedur yg ditempuh. Salah satunya, Fahri harus kembali mendaftarkan diri.

(Baca: Tifatul Bantah Ada Larangan Kader PKS Komunikasi dengan Fahri Hamzah)

“Prosedurnya panjang. Tidak dapat aku sebutkan di sini. Dia daftar sebagai anggota kembali, minta maaf, bikin surat pernyataan, dan sebagainya,” ujar mantan Menteri Komunikasi dan Informatika itu.

Saat ditanyakan apakah PKS telah menutup pintu maaf buat Fahri, Tifatul menjawab selama ini tidak pernah ada permintaan maaf dari Fahri. “Dia enggak minta maaf, malah menuntut PKS, kan? Kalau minta maaf kan selesai,” kata Tifatul.

Kompas TV Gugatan Fahri ke PKS Dikabulkan Pengadilan

Sumber: http://nasional.kompas.com

Berikan Komentarmu Disini!!