Perbandingan Kunjungan Turis Ke Indonesia Dan Negara ASEAN Di 2016

Jakarta – Salah sesuatu motivasi bagi mengembangkan pariwisata Indonesia adalah bersaing dengan negara-negara tetangga. Termasuk dari segi jumlah kunjungan turis.

“Kita harus selalu melihat negara-negara yang lain buat mengembangkan pariwisata. Paling dekat dengan saru regional (ASEAN) negara-negara tetangga,” kata Menteri Pariwisata Arief Yahya dalam acara Jumpa Pers Akhir Tahun Kementerian Pariwisata di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (21/12/2016).

Arief membandingkan jumlah kunjungan turis ke Indonesia dengan Malaysia, Singapura dan Thailand. Meski jumlah kunjungan turis ke Indonesia masih kecil tetapi selalu ada pertumbuhan dan hal itu harus disyukuri.

“Kunjungan turis ke negara kalian di tahun 2016 dibanding tahun sebelumnya, beruntung tumbuh 9,5 persen selama Januari sampai Oktober 2016,” terangnya.

Angka tersebut lebih tinggi dari pertumbuhan turis ke Malysia dan Singapura yg masing-masing, 3,8 dan 9,4 persen. Dengan jumlah kunjungan turis dari Januari sampai Agustus dan Januari sampai September 2016.

“Kita cuma kalah dari Thailand, mereka tumbuhnya 11 persen,” ujar Arief.

Sedangkan buat total jumlah kunjungan turis, yg ke Malaysia sepanjang Januari sampai Agustus 2016 sebanyak 17,6 juta. Turis ke Singapura sepanjang Januari sampai September 2016 sebanyak 12 juta. Terakhir, turis yg ke Thailand selama Januari sampai Oktober 2016 sebanyak 27 juta.

“Kita selama Januari sampai Oktober kunjungan wisatawan Mancanegara sebanyak 9,4 juta. Ini masih ada bulan-bulan terakhir yg high season dan aku optimis mulai tercapai (12 juta),” papar Arief. (aff/krn)

Sumber: http://travel.detik.com

Berikan Komentarmu Disini!!