Sabu Asal China Untuk Tahun Baru Digagalkan Masuk Ke Indonesia

Empat pelaku peredaran narkoba macam sabu dibekuk petugas dari Polsek Soekarno Hatta dan Polres Pelabuhan, Kamis, (8/12). Sindikat internasional ini ditahan di Mapolres Pelabuhan bersama sejumlah barang bukti di antaranya sabu bentuk kristal seberat 900 gram.

Liburan natal Pergi.com bagi2 diskon Rp 100,000Keempat pelaku diketahui berinisial BY (32), ON (53), IK (30) dan CI (49). Selanjutnya polisi masih mengejar sesuatu lagi buron berinisial IR, yg yaitu pemilik penting sabu yg sengaja dikirim buat keperluan pesta tahun baru mendatang.

Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Polisi Anton Charliyan menjelaskan, para pelaku ini diduga sindikat internasional. Karena meskipun sabu ini didatangkan dari Tarakan, Propinsi Kalimantan Utara tetapi diketahui seandainya sabu ini produksi dari China.

“Sabu kristal 900 gram ini ditemukan dalam tas punya pelaku BY yg baru turun dari KM Bukit Siguntang. Sabu ini dikemas dalam bungkusan plastik snack bagi mengelabui petugas. Rencana diselundupkan ke Makassar bagi keperluan Tahun Baru,” kata Anton Charliyan, Jumat (9/12).

Dia menambahkan, empat orang pelaku ini adalah pemain lama dan yaitu residivis.

Sementara itu, Kapolres Pelabuhan Makassar, AKBP Said Anna Fauza menjelaskan kronologis penangkapan empat pelaku sindikat internasional peredaran narkoba yg kurang dari 24 jam itu. Mulai dari pelabuhan laut hingga bandar udara.

Menurut Said, penyelundupan sabu 900 gram berhasil digagalkan ini berawal operasi cipta keadaan yg dilaksanakan oleh Polsek Soekarno Hatta (Soeta) dipimpin Kapolsek, AKP Anita Taherong di Pelabuhan Laut Soekarno Hatta ketika kedatangan KM Bukit Siguntang, Kamis, (8/12) pukul 10.30 WITA. Awalnya rute kapal ini dari Nunukan, Tarakan, Parepare dan Makassar.

Satu penumpang berinisial BY turun dari kapal gerak-geriknya mencurigakan. Saat dikerjakan pemeriksaan, BY kelihatan ketakutan dan ternyata di dalam tasnya itu ditemukan kristal putih dalam beberapa bungkusan plastik dikemas dengan plastik snack. Yang kemudian diketahui seandainya biji-biji kristal itu adalah narkoba macam sabu.

Hasil interogasi BY kalau sabu itu mulai dijemput oleh lelaki ON di pintu 2 pelabuhan. ON kemudian diringkus pukul 11.30 WITA. Keterangan ON kalau pemilik sabu itu punya IK yg terbang dari Tarakan dan mulai datang di Makassar.

“Saya bersama Kapolsek Soekarno Hatta kemudian menuju bandara dan berhasil mengamankan IK pukul 14.30 WITA. Selanjutnya IK mengaku kalau bagi bertransaksi dibantu oleh CI. Lelaki CI kemudian dipancing di ujung tol dan dia juga berhasil ditangkap pukul 17.00 WITA,” jelas Said.

Dari interogasi lebih jauh terhadap empat pelaku tersebut, kata dia, sebenarnya sabu itu punya IR yg kini dalam pengejaran.

Selain barang bukti sabu, juga disita sebuah buku rekening yg isinya ada Rp 800 juta diduga hasil traksaksi narkoba. Juga ada bukti transfer senilai Rp 200 juta.

“Mereka disangkakan melanggar pasal 114 (2), junto pasal 112 (2) atau pasal 132 (1) UU No 35 tahun 2009 tentang narkotika,” tandasnya.

Sumber: http://www.merdeka.com

Berikan Komentarmu Disini!!