Si Kecil Sering Makan Terlalu Lahap Dan Cepat? Ini Efeknya!

Tak cuma orangtua, si kecil juga tak boleh makan terlalu cepat. Hal ini mampu pengaruhi daya kerja sistem pencernaannya.

Karena kebiasaan, si kecil tidak jarang menyuap makanannya dengan cepat. Hal ini tentu bisa menciptakan dua persoalan seperti gangguan pencernaan, sembelit, peradangan hingga malabsorbsi nutrisi.

Saluran pencernaan si kecil sama seperti mesin buat tubuh mereka. Seperti halnya mesin mobil, saluran pencernaan mereka juga memproses makanan dengan cara ‘dibakar’ bagi disalurkan ke sel-sel otak, sel jantung, otot hingga kulit. Jika pencernaannya tak bekerja dengan semestinya, kami tak mampu memakai nutrisi yg dibutuhkan secara optimal.

Foto: iStock

Dilansir dalam Gulfnews (27/10), Pencernaan dimulai saat si kecil mencium dan kemudian merasakan makanan. Bau dan rasa memicu tubuh bagi memproduksi enzim dan hormon yg diperlukan bagi pencernaan.

Beberapa enzim ditemukan dalam air liur dan makanan akan dipecah dalam mulut sehingga kemudian dicerna dalam mulut. Jika tak mengunyah dengan baik, makanan yg diproses sulit bagi dicerna.

Ketika makanan datang di usus kecil, masih belum sepenuhnya dicerna dan nutrisi tak gampang diserap dalam aliran darah. Hal ini membuat tubuh si kecil kemungkinan besar kehilangan dua nutrisi.

Agar si kecil bisa mencerna makanan secara optimal, si kecil perlu diajarkan bagi makan secara perlahan. Agar penyerapan nutrisi dalam tubuh bekerja secara optimal.

(odi/lus)

Sumber: http://food.detik.com

Berikan Komentarmu Disini!!