Supermarket Ini Sengaja Naikkan Harga Barang 5 Kali Lipat Demi Tujuan Sosial

Mahalnya harga barang di supermarket ini bukan tanpa alasan. Pengunjung diajak merasakan kesulitan masyarakat yg ada di garis kemiskinan.

Sebuah kampanye utama baru saja dibuat organisasi non-profit, Tipping Point Community dengan sebuah supermarket di Nob Hill, San Francisco Bay Area. Kampanye ini mengajak pengunjung merasakan bagaimana seandainya harga kebutuhan pokok begitu tinggi.

Sebagai simulasi, harga 3,5 liter susu yg normalnya 4,88 USD (Rp 65.500) dijual 24,40 USD (Rp 327.800). Ada juga semangkuk sup segar seharga 10 USD (Rp 134.300) dijual 50 USD (Rp 671.800) dan sekotak teh 5 USD (Rp 67.100) menjadi 25 USD (Rp 335.900).

Peningkatan harga hingga 5 kali lipat ini bagi memperlihatkan perbedaan pendapatan rata-rata masyarakat di San Francisco dengan pendapatan mereka yg ada di garis kemiskinan.

Supermarket Ini Sengaja Naikkan Harga Barang 5 Kali Lipat Demi Tujuan SosialFoto: iStock

Seperti diketahui, pendapatan rata-rata warga San Francisco sekitar 121.000 USD. Sementara mereka yg ada di garis kemiskinan sebesar 24.000 USD.

Dengan menaikkan harga, Tipping Point berharap pengunjung mampu menilai harga sebuah barang layaknya sudut pandang mereka yg ada di garis kemiskinan. Ternyata hal ini memicu beragam reaksi pengunjung.

Dalam video kampanye unggahan Tipping Point kelihatan banyak pengunjung yg heran. Namun ada juga yg akhirnya tak jadi belanja.

Supermarket Ini Sengaja Naikkan Harga Barang 5 Kali Lipat Demi Tujuan SosialFoto: iStock

Seperti diketahui, dua wilayah di Amerika Serikat termasuk dalam food desert karena sulit menjangkau makanan berkualitas baik dan segar. Masyarakat di sana kadang kali mengonsumsi makanan cepat saji yg murah dan mengenyangkan.

Sayangnya makanan tersebut tinggi kalori, lemak, dan gula sehingga memicu obesitas. Epidemi kesehatan ini menyebar ke segala wilayah Amerika Serikat dengan cepat.

Sebagai solusi, Tipping Point menggalang dana donasi. Dana ini nantinya dipergunakan bagi biaya pelatihan, pendidikan, dan dukungan buat masyarakat Bay Area yg termasuk dalam garis kemiskinan.

(odi/adr)

Sumber: http://food.detik.com

Berikan Komentarmu Disini!!