Survei Soal Kasus Ahok Dan Rendahnya Pendidikan Di Indonesia, Ini 5 Berita Kemarin Yang Layak Disimak

PALMERAH, KOMPAS.com – Tidak ada isu pemberitaan khusus yg menonjol sepanjang hari Kamis. Topik pemberitaan dan popularitas berita tersebar secara sporadis dalam berbagai isu.

Salah satunya adalah riset yg dirilis oleh Saiful Mujani Research and Consulting yg mendapatkan bahwa 88,5 persen masyarakat Indonesia tak tahu persis ucapan Ahok yg dianggap menista agama.

Pemberitaan yang lain yg menarik buat dicermati adalah survei yg dirilis Program Penilaian Siswa Internasional (PISA)yang hasilnya diumumkan oleh Organisasi Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (OECD). Hasilnya, Singapura berada di urutan teratas, sementara Indonesia di papan bawah.

Berikut lima berita kemarin yg layak Anda simak.

1. Survei: 88,5 Persen Masyarakat Tak Tahu Persis Ucapan Ahok yg Dianggap Menista Agama

Mayoritas masyarakat tak tahu persis ucapan calon Gubernur DKI Jakarta petahana Basuki Tjahaja Purnama yg dianggap menista agama.

Demikian hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting yg dirilis Kamis (8/12/2016).

Sebanyak 88,5 persen responden menjawab tak tahu persis bagaimana ucapan Ahok di kepulauan seribu yg mengutip surat Al-Maidah ayat 51.

“Artinya kebanyakan masyarakat cuma mengetahui dari pemberitaan atau dari mulut ke mulut,” kata Saiful Mujani ketika merilis surveinya.

Sebanyak 45,2 persen responden menyatakan setuju Ahok telah menistakan agama. Sebanyak 21,5 persen responden lainnya mengaku tak setuju.

Adapun yg menjawab tak tahu apakah Ahok sudah menistakan agama atau tak sebanyak 33,3 persen.

Selengkapnya baca di sini. 

Ira Rachmawati / Kompas.com / Banyuwangi Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas ketika meninjau ujian nasional tingkat SMP Senin (9/5/2016)

2. Survei Pendidikan, Singapura Teratas, Indonesia di Papan bawah

Singapura menempati urutan teratas dalam survei pendidikan di 72 negara.

Survei PISA menguji kemampuan siswa usia 15 tahun di bidang sains, matematika, dan membaca.

Jumlah keseluruhan siswa yg mengikuti survei ini mencapai lebih dari 500.000 orang.

Rata-rata, sesuatu dari empat siswa di Singapura mencatat skor tertinggi di bidang sains.

Berdasarkan survei ini pun terlihat, siswa-siswa Singapura memperoleh nilai tertinggi, disusul oleh siswa di Jepang, Estonia, Taiwan, Finlandia, Makau, Kanada, Vietnam, Hongkong, China, dan Korea Selatan.

Negara-negara Eropa barat, seperti Inggris, Jerman, Belanda, dan Swiss, masing-masing berada di urutan ke-15, 16, 17, dan 18.

Sementara, Indonesia berada di papan bawah, di atas Brasil, Peru, Lebanon, Tunisia, Kosovo, Aljazair, dan Republik Dominika.

Selengkapnya baca di sini.

thinkstock .

3. Lagi, Satu Orang Ditangkap dengan Tuduhan Makar

Polda Metro Jaya membekuk aktivis, Hatta Taliwang, pada Kamis (8/12/2016) dini hari.

Hatta diciduk polisi karena diduga ikut pemufakatan makar dengan 11 tersangka lainnya.

Polda Metro Jaya menangkap Hatta Taliwang di Rusun Bendungan Hilir pada Kamis (8/12/2016) sekitar pukul 01.30 WIB. Saat ditangkap, Hatta tidak memberikan perlawanan terhadap polisi.

Baca:

Saat Ditangkap Polisi, Hatta Taliwang Tak Melawan

Polisi Dalami Keterlibatan Hatta Taliwang dengan Para Tersangka Dugaan Makar

Penyandang Dana Makar Transfer Bertahap, Polisi Gandeng PPATK

Perkembangan berita soal dugaan makar silakan ikuti topik ini.

Telegraph Donald Trump tampil di sampul majalah Time edisi terbaru.

4. Donald Trump Jadi “Person of the Year” Majalah Time

Presiden terpilih AS Donald Trump terpilih menjadi “tokoh tahun ini” versi majalah Time, Rabu (7/12/2016). Sementara, Hillary Clinton berada pada posisi kedua.

“Kapan lagi kami menyaksikan seseorang yg dapat mengalahkan segala prediksi, melanggar aturan, menerobos norma, mengalahkan beberapa partai politik, dan memenangkan pemilu ketika peluang kalah 100 dibanding satu?” kata salah seorang editor Time Nancy Gibbs.

Selengkapnya baca di sini.

KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNG Aparat TNI/Polri bersama tim Basarnas mencari korban yg tertimbun bangunan pasar Meureudu yg roboh akibat bencana gempa di Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie jaya, Aceh, Kamis, (8/12/2016). Lebih dari seratus orang tewas dan ratusan lainnya luka berat dan ringan. Selain itu 86 unit rumah, 105 ruko, 13 unit masjid rusak berat akibat gempa yg terjadi pada Rabu, pukul 05.03 WIB ini.

5. Update Gempa Aceh

Jumlah korban tewas akibat gempa bermagnitudo 6,5 di Aceh yg teridentifikasi hingga Kamis (8/12/2016) WIB bertambah menjadi 88 orang dari total korban tewas yg ditemukan sebanyak 102 orang.

Pencarian selalu berlangsung. Kemungkinan mulai ada penambahan korban meninggal dunia, mengingat proses pencarian sedang berjalan. Identifikasi juga selalu dilakukan.

Presiden Jokowi Kamis terbang ke Aceh. Tiba di Banda Aceh pada sore hari pukul 17.35, Presiden segera memimpin pertemuan koordinasi penanganan bencana.

Jumat pagi ini Presiden mulai meninjau Pidie Jaya buat melihat segera penanganan musibah gempa bumi di tempat itu.

Presiden ingin memastikan segera penanganan penyaluran bantuan, evakuasi para korban, dan perbaikan infrastruktur pendukung berjalan dengan baik.

Selengkapnya baca di sini.

Perkembangan berita terkait gempa di Aceh silakan lihat di sini.  

Sumber: http://nasional.kompas.com

Berikan Komentarmu Disini!!