Yusril Akan Gugat Pasal Tentang Makar Ke MK

JAKARTA, KOMPAS.com – Kuasa Hukum Rachmawati Soekarnoputri, Yusril Ihza Mahendra berniat mengajukan uji materi pasal-pasal yg mengatur tentang pidana makar.

Ia menilai, ketika ini pasal-pasal yg mengatur mengenai makar terlalu luas sehingga dapat multitafsir.

Pasal yg dimaksud Yusril adalah pasal 107 KUHP juncto pasal 110 KUHP juncto pasal 87 KUHP tentang permufakatan jahat dan makar.

“Jadi supaya ke depannya tidak multi tafsir, perlu ditafsirkan lebih dalam oleh MK,” kata Yusril di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (8/12/2016).

(Baca: Saat Rachmawati Membantah Lakukan Makar…)

Yusril mengatakan, yg mulai menjadi pokok pertanyaan nantinya dalam uji materi adalah terkait pengertian makar. Semisal, pengertian bahwa makar adalah menggulingkan pemerintah.

“Nah menggulingkan pemerintahan dapat jadi luas, siapa yg mau menggulingkan siapa, nanti mau gulingkan lurah mampu juga disebut makar,” ucap pakar hukum tata negara ini.

Kendati demikian, Yusril belum memastikan waktu kapan mulai melakukan uji materi tentang pasal makar ke MK.

“Sudah ada pembicaraan seperti itu. Nanti tergantunng mereka (tokoh yg dituduh makar), kalau aku sih mau aja menguji itu di MK,” kata dia.

Diberitakan, penyidik Polri menangkap 11 orang sebelum pelaksanaan aksi doa bersama, Jumat (2/12/2016) lalu.

(Baca: Penyandang Dana Makar Transfer Bertahap, Polisi Gandeng PPATK)

Delapan orang dari mereka ditangkap atas dugaan permufakatan makar. 

Kedelapan orang itu adalah Kivlan Zein, Adityawarman Thaha, Ratna Sarumpaet, Firza Huzein, Eko, Alvin Indra, dan Rachmawati Soekarnoputri dan Ahmad Dhani. Mereka disangka melanggar Pasal 107 jo Pasal 110 jo Pasal 87 KUHP. 

Kompas TV Alasan Penahanan Tiga Tersangka Dugaan Makar

 

Sumber: http://nasional.kompas.com

Berikan Komentarmu Disini!!